Ekonomi Indonesia Kuartal III-2025 Tumbuh 5,04 Persen, Industri Pengolahan Jadi Motor Utama

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Rabu, 5 November 2025 | 19:42 WIB
Sumber Pertumbuhan Ekonomi RI Tumbuh 5,04% di Triwulan III.( Gambar : YouTube BPS)
Sumber Pertumbuhan Ekonomi RI Tumbuh 5,04% di Triwulan III.( Gambar : YouTube BPS)

Jakarta, Gertak.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2025 (year-on-year) mencapai 5,04 persen, sesuai dengan proyeksi para ekonom. Sektor industri pengolahan menjadi motor utama pendorong ekonomi dengan pertumbuhan 5,54 persen, lebih tinggi dari laju pertumbuhan nasional.

Kontribusi sektor industri pengolahan terhadap perekonomian juga meningkat, dari 19,02 persen pada triwulan III-2024 menjadi 19,15 persen pada periode yang sama tahun ini. Dari lima sektor dengan kontribusi terbesar — industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan — sektor industri pengolahan mencatat pertumbuhan tertinggi.

Sumber pertumbuhan tertinggi kedua berasal dari sektor perdagangan sebesar 0,72 persen, disusul sektor informasi dan komunikasi dengan kontribusi 0,63 persen.

Jika dilihat lebih dalam, dua industri yang menopang pertumbuhan signifikan adalah industri makanan dan minuman yang tumbuh 6,49 persen, serta industri logam dasar yang melesat hingga 18,62 persen.

“Industri logam dasar tumbuh 18,62 persen sejalan dengan peningkatan permintaan luar negeri untuk produk logam dasar, khususnya besi dan baja,” ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, dalam paparannya, Selasa (5/11).

Selain itu, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional juga mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan 11,65 persen, didorong oleh meningkatnya produksi bahan dan barang kimia untuk memenuhi permintaan domestik maupun ekspor. Pertumbuhan sektor ini juga melanjutkan tren positif dari triwulan sebelumnya yang tumbuh 9,39 persen (yoy).

Secara kumulatif (cumulative-to-cumulative), ekonomi Indonesia hingga triwulan III-2025 tumbuh 5,01 persen. Pertumbuhan terjadi hampir di seluruh lapangan usaha, kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang terkontraksi 0,43 persen.

Beberapa sektor yang tumbuh signifikan antara lain jasa lainnya sebesar 10,37 persen, dan jasa perusahaan sebesar 9,51 persen. Sementara itu, industri pengolahan yang berperan dominan terhadap perekonomian nasional mencatat pertumbuhan 5,26 persen.

Kinerja positif ini menunjukkan momentum kuat bagi perekonomian Indonesia untuk terus tumbuh pada kuartal-kuartal berikutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X