kesehatan

Puskesmas Citorek Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Gandeng Seluruh Elemen Wewengkon Citorek Perkuat Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan

Senin, 15 Juni 2026 | 16:54 WIB
Keterangan Foto: Sejumlah pemangku kepentingan mengikuti Forum Konsultasi Publik UPTD Puskesmas Citorek guna memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan

GERTAK.ID, LEBAK - UPTD Puskesmas Citorek terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat kolaborasi yang digelar di UPTD Puskesmas Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Senin (15/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri unsur Muspika Kecamatan Cibeber, seluruh kepala desa di wilayah kerja Puskesmas Citorek, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, kader kesehatan, Komunitas Amprak cItorek, serta Mahasiswa. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan solusi atas berbagai persoalan pelayanan kesehatan di wilayah Wewengkon Citorek.

Dalam pertemuan itu, peserta membahas sejumlah isu strategis, mulai dari solusi pengaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, pemahaman alur rujukan BPJS, peningkatan mutu pelayanan umum dan pelayanan bagi peserta BPJS di Puskesmas Citorek, hingga pentingnya imunisasi bagi calon pengantin sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

Plt. Kepala UPTD Puskesmas Citorek, H. Dede Sukarya, S.Kep., Ners, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Melalui rapat kolaborasi ini, kami ingin membangun kesamaan persepsi dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Pelayanan kesehatan yang optimal hanya dapat terwujud apabila ada dukungan bersama dari pemerintah, tokoh masyarakat, kader kesehatan, hingga masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dede menilai berbagai persoalan kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat perlu dibahas secara terbuka agar menghasilkan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

“Persoalan seperti kepesertaan BPJS, alur rujukan, maupun peningkatan mutu pelayanan harus menjadi perhatian bersama. Kami berkomitmen terus melakukan perbaikan pelayanan agar masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan kepala desa menyambut positif pelaksanaan forum tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana komunikasi yang efektif antara pemerintah desa dan pihak puskesmas dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

“Forum ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada pemerintah desa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan sekaligus mencari solusi bersama. Dengan komunikasi yang baik, pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan semakin optimal,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah desa menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program kesehatan yang dijalankan Puskesmas Citorek, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat terkait kepesertaan BPJS dan program imunisasi.

“Kami siap bersinergi dengan puskesmas dan seluruh pihak terkait agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Edukasi kepada warga akan terus kami dorong sehingga berbagai program kesehatan dapat berjalan dengan maksimal,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan perwakilan Kecamatan Cibeber yang mengapresiasi inisiatif Puskesmas Citorek dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik, termasuk bidang kesehatan.

“Pemerintah kecamatan mendukung penuh upaya yang dilakukan Puskesmas Citorek dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam forum ini menunjukkan adanya komitmen bersama untuk membangun pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap hasil pembahasan yang telah disepakati dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini