Puskesmas Sajira Gelar Tracing TBC Terintegrasi CKG di Desa Maraya

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:59 WIB
Tracing TBC di Desa Maraya, Puskesmas Sajira Ajak Warga Deteksi Dini./Foto.Dok.PKMSajira
Tracing TBC di Desa Maraya, Puskesmas Sajira Ajak Warga Deteksi Dini./Foto.Dok.PKMSajira

GERTAK.ID, LEBAK - Upaya menemukan kasus tuberkulosis (TBC) sejak dini membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan dan partisipasi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Maraya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang digelar UPTD Puskesmas Sajira di Kantor Desa Maraya tersebut melibatkan masyarakat setempat, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala puskesmas, serta tim kesehatan Puskesmas Sajira.

Penelusuran TBC ini bertujuan mendukung deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan. Keterlibatan berbagai unsur di tingkat desa diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap gejala penyakit dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UPTD Puskesmas Sajira, Ikhfaru Rijal, S.KM., mengatakan kegiatan penelusuran TBC yang terintegrasi dengan CKG merupakan salah satu upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Deteksi dini sangat penting untuk membantu menemukan kemungkinan kasus TBC lebih cepat. Kami mengajak masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada TBC dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” ujar Ikhfaru.

Ia juga menekankan bahwa pengendalian TBC membutuhkan dukungan masyarakat, tidak hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Kesadaran untuk memeriksakan diri, dukungan keluarga, serta kepedulian lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penularan.

“Penanganan TBC tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Dukungan keluarga, kepedulian lingkungan, dan kemauan masyarakat untuk memeriksakan diri menjadi bagian penting dalam upaya memutus penularan,” katanya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Pemerintah Desa Maraya. Sekretaris Desa Maraya, Pendi, menyatakan bahwa keterlibatan pemerintah desa diperlukan untuk mendorong partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan.

“Pemerintah desa mendukung kegiatan ini karena kesehatan masyarakat merupakan hal yang perlu mendapat perhatian bersama. Kami berharap warga memanfaatkan kesempatan pemeriksaan ini dan semakin peduli terhadap kesehatan diri serta keluarga,” ujar Pendi.

Apresiasi serupa disampaikan Camat Sajira, H. Subekti, SKM, S.Kep., Ners. Ia mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak melalui UPTD Puskesmas Sajira yang telah melaksanakan penelusuran TBC terintegrasi dengan CKG di Desa Maraya.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Sajira mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, khususnya deteksi dini TBC. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak melalui Puskesmas Sajira yang telah melaksanakan kegiatan ini dan memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sajira,” ujar Subekti.

Ia berharap kerja sama antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk meningkatkan kesadaran warga dalam melakukan pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Maraya, Nasrudin, menilai partisipasi masyarakat menjadi unsur penting agar upaya pencegahan dan penanganan TBC dapat berjalan berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu memeriksakan kesehatan dan tidak mengabaikan gejala yang perlu mendapat perhatian medis. Kepedulian terhadap kesehatan harus dimulai dari diri sendiri dan didukung lingkungan sekitar,” kata Nasrudin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X