Lokakarya Bulanan Puskesmas Sajira Evaluasi Program Kesehatan dan Tingkatkan Mutu Pelayanan

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:07 WIB
Foto Moment Lokakarya Bulanan Puskesmas Sajira, Kamis (8/10/26)./Dok.PKMSajira
Foto Moment Lokakarya Bulanan Puskesmas Sajira, Kamis (8/10/26)./Dok.PKMSajira

GERTAK.ID, LEBAK - UPTD Puskesmas Rawat Inap Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan dan mutu pelayanan melalui lokakarya mini bulanan pada Kamis, 8 Oktober 2026. Evaluasi ini mencakup sejumlah program prioritas serta pembahasan kendala yang perlu ditindaklanjuti.

Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi jajaran Puskesmas untuk meninjau capaian program periode sebelumnya sekaligus membahas langkah perbaikan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan.

Kepala UPTD Puskesmas Sajira, Ikhfaru Rijal, S.KM., mengatakan perencanaan strategis diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target pembangunan kesehatan.

“Tujuan Rencana Strategis (Renstra) Puskesmas adalah memberikan arah dan pedoman bagi Puskesmas dalam mencapai target pembangunan kesehatan secara terencana, terukur, efektif, dan berkesinambungan, sesuai dengan kebijakan Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Adapun program yang menjadi fokus evaluasi meliputi kesehatan ibu dan anak, imunisasi, penanganan stunting, serta pengendalian penyakit menular dan tidak menular.

Ikhfaru menjelaskan, evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian kegiatan sekaligus menentukan aspek yang masih memerlukan perbaikan.

“Dalam lokakarya mini bulanan ini, kami mengevaluasi sejumlah program prioritas. Evaluasi dilakukan untuk melihat capaian program serta menentukan langkah perbaikan ke depan,” katanya.

Selain evaluasi program, koordinasi dengan pemerintah desa, kader kesehatan, dan lintas sektor juga menjadi perhatian. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan.

Menurut Ikhfaru, kendala yang muncul dalam pelaksanaan program maupun pelayanan perlu dibahas bersama agar dapat ditangani sesuai kebutuhan.

“Setiap kendala dalam pelaksanaan program maupun pelayanan kesehatan menjadi bahan evaluasi bersama. Kami berupaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, kader, dan lintas sektor, serta meningkatkan edukasi agar masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, peningkatan mutu pelayanan mencakup layanan rawat jalan dan rawat inap, dengan memperhatikan standar pelayanan serta keselamatan pasien. Puskesmas Sajira juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, kegiatan posyandu, imunisasi, dan deteksi dini penyakit.

Ikhfaru menegaskan bahwa upaya peningkatan pelayanan perlu diimbangi dengan edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

“Kami terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dengan memperhatikan standar pelayanan dan keselamatan pasien. Selain itu, upaya promotif dan preventif juga diperkuat agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini penyakit,” jelasnya.

Lebih lanjut, hasil lokakarya diharapkan menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut yang jelas dan dapat dipantau pelaksanaannya. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat menjadi acuan dalam menentukan langkah kerja pada periode berikutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X