GERTAK.ID, LEBAK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Adjidarmo Kabupaten Lebak memasuki usia ke-76 tahun. Momentum hari jadi tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Di usia yang semakin matang, RSUD dr. Adjidarmo terus berupaya melakukan transformasi pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan layanan kesehatan yang semakin cepat dan modern. Peringatan hari jadi tahun ini pun mengusung semangat peningkatan mutu pelayanan dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap era digitalisasi.
Manajemen rumah sakit menempatkan peningkatan kualitas pelayanan sebagai fokus utama. Salah satu langkah yang mulai diperkuat yakni penerapan sistem antrean digital untuk memangkas waktu tunggu pasien serta mempermudah akses pelayanan. Selain itu, rumah sakit juga mendorong peningkatan respons terhadap berbagai keluhan pasien secara lebih cepat dan terukur.
Transformasi pelayanan tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih efektif, transparan, dan nyaman bagi masyarakat yang datang untuk berobat maupun mendapatkan tindakan medis.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya yang hadir dalam peringatan hari jadi RSUD dr. Adjidarmo turut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran rumah sakit atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mengedepankan nilai kemanusiaan dan tidak boleh membedakan kondisi pasien yang membutuhkan pertolongan.
“Saya tegaskan, RSUD dr. Adjidarmo adalah milik rakyat. Tidak boleh ada satu pun pasien yang ditolak dengan alasan apa pun. Semua warga yang datang membutuhkan pertolongan harus diterima dan dilayani dengan baik terlebih dahulu,” ujar Bupati dalam sambutannya, (7/5/26)
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan yang layak dan inklusif. Menurutnya, rumah sakit daerah memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain fokus pada peningkatan pelayanan, perayaan HUT ke-76 RSUD dr. Adjidarmo juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang melibatkan pegawai rumah sakit serta masyarakat umum.
Di antaranya yakni kegiatan operasi bibir dan langit-langit sumbing sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan tindakan medis khusus. Rumah sakit juga menggelar seminar kesehatan edukatif yang membahas pencegahan penyakit kronis serta pentingnya penerapan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian positif dari masyarakat karena dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian rumah sakit dalam memperluas edukasi kesehatan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada warga.
Sejumlah warga Kabupaten Lebak berharap momentum usia ke-76 RSUD dr. Adjidarmo dapat menjadi titik penguatan pelayanan kesehatan yang lebih baik ke depan. Masyarakat berharap pelayanan administrasi semakin mudah, fasilitas kesehatan terus ditingkatkan, serta kenyamanan pasien dan keluarga pasien menjadi perhatian utama.
Selain itu, masyarakat juga berharap pelayanan di ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, hingga fasilitas umum rumah sakit dapat terus dibenahi agar kualitas layanan semakin optimal dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui peringatan hari jadinya yang ke-76, RSUD dr. Adjidarmo kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar pelayanan kesehatan di Kabupaten Lebak. Dengan semangat transformasi dan peningkatan mutu layanan, rumah sakit diharapkan mampu terus berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Artikel Terkait
Dinas Pertanian Lebak: Stok Pupuk Subsidi Melimpah, Distribusi Diawasi Ketat
Bupati Lebak Lantik 192 Pejabat, Tegas Ingatkan Bahaya KKN dan Pungli
Komitmen Pelayanan KB Kabupaten Lebak Menguat, Raih Peringkat Tiga di Banten
Penanganan Stunting Lebak Diperkuat, Capaian Kampung KB dan Peserta Aktif Tembus 89,4 Persen