Gertak.id – Sebuah mobil pengangkut makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berubah menjadi mimpi buruk bagi para siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Insiden terjadi pada Kamis pagi, 11 Desember 2025, sekitar pukul 06.30 WIB, dan langsung viral setelah rekamannya beredar luas di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @sekitaran_jakut, terlihat mobil berwarna putih tersebut tiba-tiba melaju ke arah siswa yang sedang mengikuti kegiatan literasi pagi di halaman sekolah.
“Innalillahi wa inna illaihi rojiun, Ya Allah ini mobil MBG apa-apaan ini, Ya Allah,” ujar perekam video dengan suara gemetar.
Rekaman tersebut memperlihatkan suasana panik. Terdengar teriakan histeris para siswa, sementara beberapa guru berusaha menyelamatkan dan mengevakuasi murid yang menjadi korban. Video juga memperlihatkan sejumlah siswa berada di bawah kolong mobil.
Sopir Diduga Salah Injak Gas
Mengacu pada keterangan yang dibagikan dalam unggahan tersebut, sopir mobil MBG diduga keliru menginjak pedal, antara rem dan gas. Kesalahan itu membuat mobil tak terkendali dan menabrak siswa yang sedang berbaris mengikuti kegiatan pagi.
Perekam video menyebut bahwa korban rata-rata berasal dari kelas 1 hingga kelas 3.
“Anak kelas berapa yang kena? Oh katanya kelas 1 sampai 3,” ujar perekam dalam video.
17 Siswa dan 1 Guru Dilarikan ke RSUD Cilincing dan RS Koja
Proses evakuasi korban berlangsung cepat. Para siswa yang mengalami luka segera dilarikan ke RSUD Cilincing, sementara sebagian lainnya dirujuk ke RS Koja untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Informasi dari unggahan tersebut menyebut total korban mencapai 18 orang, terdiri dari 17 siswa dan 1 guru.
Insiden terjadi ketika siswa dan guru baru memulai kegiatan literasi pagi, kegiatan rutin yang dilakukan sebelum pembelajaran dimulai di dalam kelas.
Mobil Tiba-Tiba Tembus Pagar Sekolah
Selain menabrak siswa, mobil MBG itu dikabarkan sempat menerobos pagar sekolah sebelum menghantam kerumunan. Penyebab pasti dari hilangnya kendali mobil masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi terkait kondisi terkini seluruh korban maupun status sopir kendaraan.
Redaksi akan terus mengawasi perkembangan peristiwa ini dan memberikan pembaruan setelah mendapatkan keterangan dari pihak berwenang.
Jika Anda membutuhkan versi lain dengan sudut pandang berbeda, angle human interest, atau bahasa lebih formal media arus utama, saya bisa menyusunnya.