Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah Demi Lindungi UMKM dan Daya Beli

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Minggu, 7 Juni 2026 | 19:59 WIB
Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah Demi Lindungi UMKM dan Daya Beli
Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah Demi Lindungi UMKM dan Daya Beli

 

JAKARTA, Gertak.id – Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat guna melindungi daya beli masyarakat sekaligus menekan biaya produksi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa stabilitas rupiah memiliki peran penting dalam menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Menurutnya, nilai tukar yang stabil dapat membantu pelaku usaha mengurangi tekanan biaya produksi sehingga tidak perlu membebankan kenaikan harga kepada konsumen.

Purbaya mencontohkan pengrajin tahu dan tempe yang masih bergantung pada bahan baku impor. Fluktuasi nilai tukar rupiah dinilai berdampak langsung terhadap biaya produksi dan keuntungan usaha mereka.

“Saya mendengar para penjual tahu dan tempe mengalami penurunan keuntungan atau terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih diimpor. Kondisi itu tentu meningkatkan biaya produksi mereka,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta.

Untuk menjaga stabilitas rupiah, pemerintah akan terus melakukan sinkronisasi berbagai kebijakan ekonomi. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil maupun masyarakat luas, khususnya rumah tangga.

Menurut Purbaya, kebijakan ekonomi yang terintegrasi akan menciptakan nilai tukar yang lebih stabil sehingga harga kebutuhan masyarakat dapat lebih terkendali dan beban hidup tidak meningkat secara signifikan.

Pemerintah juga berkomitmen memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter guna meningkatkan efektivitas kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta menjaga stabilitas pasar keuangan.

“Kami akan terus meningkatkan koordinasi dengan Bank Indonesia agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras sehingga dampaknya terhadap perekonomian semakin besar,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah dan bank sentral menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pasar serta memperkuat fundamental ekonomi nasional. Dengan koordinasi yang semakin erat, pemerintah optimistis nilai tukar rupiah dapat bergerak lebih sehat dan stabil.

Purbaya menegaskan bahwa tujuan utama dari berbagai kebijakan tersebut adalah menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui stabilitas harga, peningkatan daya beli, dan penguatan ekonomi nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

BGN Soroti Setoran Rp2.000 per Porsi kepada Mitra MBG

Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Qodari Sebut Perjuangan Prabowo Sejalan dengan HUMANIKA

Minggu, 20 September 2026 | 14:09 WIB
X