Presiden Prabowo Perintahkan Bantuan Skala Besar, Warga Terdampak Bencana Sumatera Terima Logistik dan Evakuasi Darurat

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Jumat, 28 November 2025 | 13:42 WIB

Jakarta — Sejak dini hari Jumat (28/11), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penuh dalam penanganan bencana yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh akibat curah hujan ekstrem dan Siklon Tropis Senyar. Bantuan prioritas telah dikirim melalui empat pesawat militer, termasuk tiga Hercules dan satu A400, membawa logistik dan peralatan darurat untuk membantu kelompok rentan: ibu hamil, bayi, anak-anak, dan lansia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menjelaskan bahwa langkah cepat ini dilakukan sejak hari pertama bencana. “Bapak Presiden memerintahkan kami langsung bergerak, dibantu TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Semua kebutuhan dasar, tenda pengungsian, makanan, dan air bersih, telah dikirim sejak bencana terjadi,” ujar Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma.

Perjalanan Bantuan ke Titik Terjauh

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menambahkan, bantuan dikirim ke Bandara Minangkabau di Padang (Sumbar), Bandara Silangit di Tapanuli (Sumut), dan Banda Aceh serta Lhokseumawe (Aceh). Dari titik ini, bantuan selanjutnya akan didistribusikan ke lokasi terdampak melalui jalur darat dan sungai, termasuk perahu karet yang sudah disiapkan untuk daerah terendam.

“Bantuan ini mencakup sekitar 150 tenda pengungsian, 64 perahu karet, 100 alat komunikasi, genset untuk listrik darurat, serta tim medis lengkap dari TNI dan Kementerian Kesehatan,” jelas Teddy. “Yang paling penting adalah memastikan bantuan sampai ke daerah terdalam, sesuai arahan Presiden.”

Suasana di Lapangan: Warga Mengungsi, Tim Evakuasi Bekerja Tiada Henti

Di Desa Panji Longkib, Kecamatan Longkib, Kabupaten Subulussalam, air Sungai Lae Souraya masih menggenangi pemukiman warga. Puluhan keluarga terpaksa mengungsi ke tenda darurat yang didirikan di lokasi lebih tinggi. Seorang ibu, Rahmawati (32), menceritakan bagaimana dirinya harus membawa dua anaknya meninggalkan rumah yang sudah setengah terendam air.

“Kami tidak sempat membawa banyak barang, hanya baju dan dokumen penting. Air naik begitu cepat, kami hanya bisa lari menyelamatkan anak-anak,” kata Rahmawati sambil menunggu bantuan makanan dan selimut dari tim evakuasi.

Tim BPBD, TNI, dan relawan lokal terus bekerja siang-malam mengevakuasi warga dengan perahu karet. Di beberapa titik, tanah longsor menutupi jalan, sehingga alat berat dikerahkan untuk membuka akses agar logistik bisa tersalurkan.

Koordinasi Lintas Lembaga dan Pemerintah Daerah

Presiden Prabowo juga telah berkomunikasi langsung dengan kepala daerah di Sumbar, Sumut, dan Aceh, memastikan bahwa setiap titik terdampak menerima bantuan sesuai prioritas. “Koordinasi ini memastikan kelompok rentan menerima logistik dan bantuan medis secara cepat,” ujar Teddy.

Selain itu, pemerintah pusat mengerahkan alat komunikasi tambahan agar jaringan seluler dan radio bisa pulih. Hal ini penting agar tim di lapangan bisa berkomunikasi dengan posko pusat dan memastikan setiap keluarga terdampak mendapat bantuan tepat waktu.

Langkah Mitigasi dan Pencegahan Bencana Susulan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BGN Soroti Setoran Rp2.000 per Porsi kepada Mitra MBG

Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Qodari Sebut Perjuangan Prabowo Sejalan dengan HUMANIKA

Minggu, 20 September 2026 | 14:09 WIB
X