Di US Chamber of Commerce, Prabowo Tegaskan Indonesia Destinasi Investasi Menarik bagi Pengusaha AS

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Jumat, 20 Februari 2026 | 00:00 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri forum Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2) waktu setempat./Dok.JPromedia
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri forum Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2) waktu setempat./Dok.JPromedia

Jakarta, Gertak.id - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif dan menjanjikan di hadapan para pengusaha Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan dalam forum Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2) waktu setempat.

Dalam paparannya, Prabowo menyebut Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan strategis. Namun, ia menekankan bahwa daya saing nasional tidak hanya bertumpu pada komoditas mentah, melainkan juga pada percepatan industrialisasi yang tengah dijalankan pemerintah.

"Kami sangat terbuka dengan investasi. Kami butuh investasi dan kami ingin lebih banyak investasi. Kami yakin bahwa kami kompetitif dan menarik," ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki cadangan mineral kritis seperti nikel, tembaga, dan bauksit yang menjadi komponen penting bagi pengembangan teknologi masa depan.

Selain itu, Indonesia juga dinilai memiliki potensi besar dalam cadangan tanah jarang.

"Saya kira kami memiliki kekuatan di mineral kritis. Saya juga mendapat laporan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan cadangan tanah jarang terbesar di dunia," imbuhnya.

Dari sisi hilirisasi, Prabowo menyampaikan pemerintah terus mendorong pengolahan sumber daya alam di dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah.

Ia mencontohkan, Badan Pengelola Investasi Danantara akan menginisiasi 18 proyek hilirisasi pada tahun ini, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai Rp50,4 triliun atau sekitar USD 3 miliar.

"Kami terus bergerak di hilirisasi industri, di mana Danantara menjadi motor penggerak utamanya. Kami bergerak sangat cepat di sektor-sektor tersebut," jelas dia.

Lebih lanjut, Prabowo berharap perusahaan asal AS tidak hanya memandang Indonesia sebagai pasar potensial, tetapi juga sebagai basis produksi strategis di kawasan Asia Tenggara. Ia menilai skala ekonomi Indonesia yang besar menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan jangka panjang.

Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kepastian regulasi, stabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang baik sebagai fondasi iklim investasi.

"Bagi pemimpin bisnis, kepastian adalah hal paling utama. Tidak ada yang mau investasi di situasi atau atmosfer yang dipenuhi ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan," pungkas dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X