Wapres Gibran Umumkan Kebijakan Bebas Visa di Johannesburg, Keliling Sapa Delegasi hingga Pidato Berbahasa Inggris

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Sabtu, 22 November 2025 | 13:45 WIB
Menyoroti momen kunjungan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka di forum internasional, Johannesburg, Afrika Selatan.  (Dok. Wapres RI)
Menyoroti momen kunjungan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka di forum internasional, Johannesburg, Afrika Selatan. (Dok. Wapres RI)

Gertak.id– Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengumumkan kebijakan bebas visa bersama bagi warga Indonesia dan Afrika Selatan dalam kunjungannya ke Johannesburg, Sabtu (22/11/2025). Pengumuman tersebut disampaikan dalam Indonesia–Africa CEO Forum, forum bisnis yang mempertemukan para pemimpin industri dari kedua negara.

Kehadiran Gibran dalam forum itu sekaligus mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto, yang berhalangan hadir. Selain menyampaikan pidato, Gibran aktif berinteraksi dengan para delegasi yang hadir.

Keliling Ruangan dan Menyapa Satu per Satu Delegasi

Sebelum meninggalkan ruangan konferensi berbentuk huruf U, Gibran terlihat berkeliling menyalami para peserta forum. Mengenakan jas gelap, dasi biru muda, dan peci hitam, ia menyapa delegasi dari berbagai sektor bisnis Afrika Selatan.

Gibran sempat berbincang dengan President of the South African Chamber of Commerce and Industry, Mtho Xulu, serta perwakilan lainnya. Ketika berbicara dengan salah satu delegasi, ia mengatakan dalam bahasa Inggris:

“Ya, ini pertama kali saya ke Afrika Selatan.”

Dalam momen lain, Gibran juga memperkenalkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada salah satu peserta, sebelum kembali melanjutkan menyapa barisan delegasi lainnya.

Selain interaksi informal tersebut, Gibran juga menyampaikan pidato menggunakan bahasa Inggris di hadapan para petinggi CEO Forum, menandai pertemuan penting antara Indonesia dan Afrika Selatan.

Tiga Poin Utama Pidato Gibran di Johannesburg

1. Indonesia Perluas Investasi di Afrika Selatan

Dalam pidatonya, Gibran menegaskan komitmen Indonesia memperluas investasi luar negeri di Afrika Selatan, khususnya di sektor pertanian dan energi. Menurutnya, Afrika Selatan merupakan mitra strategis dan gerbang ekspansi Indonesia ke benua Afrika.

“Indonesia menawarkan sumber daya manusia, kapasitas industri, teknologi, hingga jaringan manufaktur yang dapat diakses mitra di Afrika,” ujar Gibran.

2. Apresiasi MoU dan Optimisme Masa Depan RI–Afrika

Gibran mengapresiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait industri strategis. Ia menyatakan kesiapan Indonesia memperkuat kolaborasi dengan Afrika sebagai mitra masa depan.

“Afrika berkembang sangat pesat dan penuh potensi. Afrika adalah masa depan dan Indonesia ingin membangun masa depan itu bersama Afrika,” katanya.

3. Kebijakan Bebas Visa Indonesia–Afrika Selatan

Dalam poin penting lainnya, Gibran mengumumkan kebijakan bebas visa timbal balik sebagai hasil konkret pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa, di Jakarta pada Oktober 2025.

“Kedua Presiden sepakat untuk bebas visa masuk… jadi saya pikir ini kabar baik bagi Anda semua, tidak ada lagi visa,” ujar Gibran.

Pernyataan itu disambut tepuk tangan meriah para pengusaha Afrika Selatan yang hadir.

Prabowo Dorong Implementasi Cepat

Kebijakan bebas visa ini selaras dengan pernyataan Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Ramaphosa pada Oktober 2025. Saat itu, Prabowo menegaskan pentingnya mempercepat implementasi berbagai kerja sama, termasuk pengaturan bebas visa bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X