GERTAK.ID, LEBAK - Tiga siswi SMP Negeri 2 (SMPN 2) Sobang, Kabupaten Lebak, meraih juara pertama lomba tari kreasi budaya dalam rangka Hari Kebudayaan 2026 tingkat Kabupaten Lebak. Nadya Nurlaena, Sekar Ayu Kusumawati, dan Nur Elviani berhasil menempati posisi teratas setelah bersaing dengan 13 peserta dari sejumlah sekolah menengah pertama, meski hanya mempersiapkan penampilan selama satu minggu.
Perlombaan tersebut berlangsung di halaman Museum Multatuli, Kabupaten Lebak, Senin (19/10/2026). Kemenangan itu mengantarkan ketiga siswi tersebut membawa pulang prestasi bagi sekolah mereka.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Luli Agustin, mengatakan lomba tari kreasi budaya diselenggarakan untuk menumbuhkan minat pelajar terhadap seni tari, terutama kesenian tradisional yang berkembang di daerah.
“Lomba tari kreasi budaya ini dilaksanakan dalam rangka menumbuhkembangkan minat anak, terutama siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), terhadap seni tari, khususnya tari tradisional yang telah menjadi budaya lokal,” ujar Luli, Senin (19/10/2026).
Menurut Luli, keterlibatan pelajar dalam kegiatan seni budaya diharapkan dapat mendukung keberlanjutan tradisi daerah. Karena itu, lomba tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan kemampuan di bidang seni tari.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seni tari budaya daerah dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus, terutama para pelajar tingkat SLTP,” katanya.
Sementara itu, bagi Nadya, Sekar, dan Nur Elviani, kemenangan tersebut menjadi hasil dari persiapan singkat yang mereka jalani sebelum tampil di hadapan dewan juri. Ketiganya mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pertama dalam kompetisi tingkat kabupaten tersebut.
“Awalnya kami tidak menyangka bisa meraih juara pertama karena persiapannya hanya satu minggu. Kami merasa sangat bangga dan senang bisa membawa pulang prestasi untuk sekolah,” ujar ketiganya.
Selama persiapan, mereka berupaya mematangkan gerakan tari dan membangun kekompakan agar dapat menampilkan tarian secara maksimal. Proses latihan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan dengan peserta dari sekolah lain.
Kepala SMPN 2 Sobang, Tuti Erawati, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian ketiga siswinya. Ia menilai prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, terlebih waktu persiapan yang tersedia relatif singkat.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi Nadya Nurlaena, Sekar Ayu Kusumawati, dan Nur Elviani yang berhasil meraih juara pertama lomba tari kreasi budaya tingkat Kabupaten Lebak. Dengan persiapan sekitar satu minggu, mereka mampu menunjukkan potensi, kedisiplinan, semangat belajar, dan kerja sama yang baik. Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah,” ujar Tuti, Selasa (20/10/2026).
Lebih lanjut, Tuti menjelaskan bahwa sekolah berupaya mendukung pengembangan kemampuan siswa melalui pendampingan, fasilitas, serta kesempatan untuk mengikuti kegiatan sesuai minat dan bakat mereka.
“Sekolah berupaya memberikan dukungan melalui pendampingan, fasilitas, serta kesempatan bagi siswa untuk berlatih dan mengembangkan kemampuannya. Guru juga berperan memberikan arahan dan motivasi agar siswa lebih percaya diri. Kami ingin setiap anak memiliki ruang untuk mengenali dan mengasah bakatnya, baik di bidang seni, olahraga, maupun bidang lainnya,” ucapnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat mendorong siswa lain untuk mengembangkan kemampuan dan mengikuti kegiatan positif di sekolah. Menurutnya, kegiatan seni budaya juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk melatih kreativitas, kepercayaan diri, dan kerja sama.
Artikel Terkait
Pengurus Pramuka Sobang Resmi Dilantik, Wakil Bupati Lebak Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda
Aspirasi Rawat Inap Puskesmas Sobang Ditindaklanjuti, Dinkes Lebak Turun Langsung ke Lapangan
FTBI Kecamatan Sobang Jadi Ruang Pelajar SD Asah Bakat dan Lestarikan Bahasa Sunda
Mahasiswa dan Masyarakat Sobang Kawal Usulan Status Puskesmas Jadi Rawat Inap