bisnis

Dua Nelayan Hilang Saat Melaut, Warga Aceh Singkil Lakukan Pencarian ke Arah Pulau Birahan

Rabu, 1 Juli 2026 | 20:23 WIB

Aceh Singkil, Aceh – Gertak.id – Dua nelayan asal Desa Gosong Telaga Timur, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, dilaporkan hilang kontak saat melaut pada Rabu (1/7/2026) sore. Hingga kini, keduanya masih dalam pencarian oleh warga bersama unsur terkait.

Korban diketahui bernama Zakran dan anaknya yang sebelumnya berangkat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Birahan. Kabar hilangnya kedua nelayan tersebut membuat warga setempat panik.

Informasi mengenai hilangnya korban pertama kali disampaikan melalui pengumuman menggunakan pengeras suara Masjid Darul Hidayah sekitar pukul 15.00 WIB. Pemerintah desa mengimbau masyarakat Kemukiman Gosong Telaga untuk ikut membantu proses pencarian.

Tak lama setelah pengumuman disampaikan, sejumlah nelayan dan warga langsung bergerak menggunakan perahu menuju lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban.

Baca Juga: Jaringan Pewarta Indonesia Bentuk Kepengurusan awal Periode 2026-2029, Siapkan Legalitas Organisasi di Lebak

Salah satu perahu yang diterjunkan dalam operasi pencarian merupakan milik Kepala Desa Gosong Telaga Utara. Rombongan pencari berangkat dari dermaga tambat (tangkahan) menuju perairan sekitar Pulau Birahan.

Selain masyarakat, pencarian juga melibatkan perangkat desa, aparat keamanan, dan tokoh adat laut. Upaya tersebut dilakukan secara gotong royong untuk mempercepat pencarian kedua nelayan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil turut merespons laporan warga dengan mengerahkan personel untuk membantu proses pencarian.

Sekretaris Desa Gosong Telaga Timur, Ridwan, terlihat berada di lokasi dan ikut memantau jalannya pencarian bersama warga.

Baca Juga: Proyek Gedung Balai Nikah KUA Sukahaji Senilai Rp1,22 Miliar Mulai Dikerjakan, Warga Minta Jangan Sekadar Bangun Fisik, Tapi Juga Benahi Pelayanan

Turut mendampingi dalam pencarian tersebut Anggota Kodim 0109/Aceh Singkil, Suwarno, serta Panglima Laot Gosong Telaga Selatan, Mawardi.

Pencarian difokuskan di kawasan sekitar Pulau Birahan yang dikenal sebagai salah satu lokasi penangkapan ikan bagi nelayan tradisional setempat.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, aparat TNI, BPBD, dan tokoh adat laut menunjukkan semangat kebersamaan dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.

Baca Juga: Pemkab Bandung Dorong Tata Kelola Keuangan Desa yang Akuntabel melalui Siskeudes Versi 9

Halaman:

Tags

Terkini