Ia menantang pihak yang menyebarkan informasi tersebut untuk menunjukkan bukti, termasuk rekaman video yang disebut-sebut berisi pernyataannya.
Lebih lanjut, ia mengaku tidak mengenal maupun pernah bertemu dengan pihak-pihak yang melaporkannya.
Sebagai informasi, laporan dugaan pelecehan terhadap lima santri telah diajukan ke Bareskrim Polri pada 28 November 2025 dengan nomor LP/B/586/XI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI. Dugaan tersebut mencakup modus pemberian beasiswa ke Mesir hingga penyebaran narasi yang dinilai tidak pantas.
Kasus ini masih dalam proses penanganan pihak berwenang.