bisnis

ASN Bengkulu Perkuat Program Bantu Rakyat Lewat Zakat dan Sedekah

Senin, 20 April 2026 | 16:27 WIB
ASN Bengkulu Perkuat Program Bantu Rakyat Lewat Zakat dan Sedekah

 

 

BENGKULU, Gertak.id – Komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Bengkulu dalam mendukung program unggulan “Bantu Rakyat” terus diperkuat meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Program yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu ini tetap dioptimalkan melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Daerah Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa peran ASN sangat penting dalam menunjang keberhasilan program tersebut. Hal itu disampaikannya usai memimpin rapat evaluasi bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Evaluasi mencakup dukungan ASN melalui OPD terhadap program strategis nasional serta program unggulan kepala daerah, yaitu Bantu Rakyat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam kondisi efisiensi anggaran, OPD didorong untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor, seperti pajak, retribusi, hingga pengelolaan zakat.

Program Bantu Rakyat sendiri dijalankan melalui skema non-APBD dengan berbagai kegiatan sosial, di antaranya sedekah nasi bungkus (Sinabung), zakat profesi ASN, infak harian, serta program orang tua asuh.

Selain itu, pembinaan mental dan spiritual ASN juga diperkuat melalui kegiatan Retret Merah Putih guna meningkatkan integritas dan kepedulian sosial.

“Program ini sudah berjalan dan terbukti membantu masyarakat. Ke depan harus terus dimaksimalkan agar manfaatnya semakin luas,” tambah Herwan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Baznas juga tengah mengkaji penerapan zakat sebesar 2,5 persen bagi pelaku usaha sebagai upaya meningkatkan penghimpunan dana sosial keagamaan.

Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli bin Ronan, menyampaikan bahwa zakat profesi dari ASN saat ini telah mencapai sekitar Rp800 juta per bulan.

“Dana zakat tersebut disalurkan kepada delapan golongan penerima atau asnaf, seperti fakir, miskin, amil, gharim, hingga ibnu sabil,” jelasnya.

Terkini