SAMPANG, Gertak.id – Kondisi memprihatinkan dunia pendidikan kembali terjadi di Kabupaten Sampang. Sebuah bangunan di SDN Pangilen 1, Desa Pangilen, Kecamatan Sampang, dilaporkan ambruk setelah lama dibiarkan dalam kondisi rusak tanpa penanganan serius.
Peristiwa robohnya ruang kelas tersebut terjadi pada Jumat malam (10/04/2026) saat hujan mengguyur wilayah setempat. Bangunan yang diketahui merupakan ruang kelas 1 itu sebelumnya sudah tidak difungsikan karena kondisinya yang membahayakan.
Salah satu guru setempat, Alim, menegaskan bahwa kerusakan bangunan tersebut bukan hal baru. Ia menyebut, ruang kelas itu telah lama tidak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar karena dinilai tidak layak.
“Bangunan itu sudah lama rusak dan lebih dari satu tahun tidak dipakai untuk kegiatan belajar mengajar,” tegas Alim, Sabtu (11/04/2026).
Menurutnya, proses pembelajaran terpaksa dialihkan ke luar ruangan demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pengajar. “Anak-anak sudah lama belajar di luar kelas, karena kami khawatir bangunan itu sewaktu-waktu roboh,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak sekolah sebenarnya telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut kepada instansi terkait. Namun hingga bangunan itu benar-benar ambruk, belum ada tindakan konkret dari pihak berwenang.
“Sudah lama dilaporkan oleh kepala sekolah, tapi belum ada penanganan sampai akhirnya roboh,” ujarnya.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena terjadi pada malam hari saat tidak ada aktivitas di sekolah.
“Alhamdulillah kejadiannya malam hari, jadi tidak ada korban,” pungkasnya.