bisnis

Mahasiswa PKL STTD Survei Transportasi di Empat Kecamatan, Bupati Sampang Beri Apresiasi

Kamis, 12 Februari 2026 | 16:30 WIB
Mahasiswa PKL STTD Survei Transportasi di Empat Kecamatan, Bupati Sampang Beri Apresiasi

 

SAMPANG, Gertak.id – Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) terus mengintensifkan kegiatan survei transportasi di Kabupaten Sampang. Setelah sebelumnya mendapat apresiasi dari Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, para mahasiswa kini telah turun langsung ke sejumlah wilayah strategis, yakni Kecamatan Banyuates, Ketapang, Jrengik, dan Tanjung.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung penataan sistem transportasi daerah berbasis data ilmiah.

“Kami menyambut baik kegiatan adik-adik mahasiswa STTD yang menjadikan Sampang sebagai lokasi survei. Ini menjadi kesempatan bagi daerah untuk mendapatkan masukan akademik dalam pembenahan sektor transportasi,” ujarnya aba Idi akrab disapa.

Survei yang dilakukan menggunakan metode road side interview atau wawancara tepi jalan. Metode ini merupakan teknik pengumpulan data secara langsung dengan menghentikan kendaraan atau mewawancarai pengguna jalan guna memperoleh informasi perjalanan, seperti asal–tujuan (O-D), maksud perjalanan, waktu tempuh, jenis kendaraan, jumlah penumpang, hingga jenis muatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang. R. Raden Chalilurrachman, M.Si, menjelaskan bahwa survei tersebut bersifat teknis dan terstruktur, berbeda dengan survei pendapat umum biasa.

“Road side interview ini bertujuan mengetahui pola pergerakan lalu lintas dan karakteristik pengguna jalan di masing-masing wilayah. Data yang dikumpulkan meliputi asal perjalanan, tujuan perjalanan, apakah untuk bekerja, sekolah, atau berdagang, jenis kendaraan, tingkat isian penumpang, serta jenis barang bawaan,” terang Kepala Dishub.

Ia menambahkan, pelaksanaan survei dilakukan di titik-titik strategis pada jam sibuk pagi dan sore hari, dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan.

“Surveyor menghentikan kendaraan secara aman di tepi jalan. Sasaran survei meliputi pengemudi kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga angkutan barang. Data ini nantinya sangat penting untuk pemodelan lalu lintas, analisis kinerja jalan, serta perencanaan transportasi jangka pendek maupun jangka panjang,” imbuhnya.

Dengan telah dilaksanakannya survei di Kecamatan Banyuates, Ketapang, Jrengik, dan Tanjung, diharapkan gambaran pola pergerakan transportasi di Kabupaten Sampang semakin komprehensif. Pemerintah daerah pun berharap hasil kajian akademik tersebut dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan transportasi yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan.

Terkini