kondisi keuangannya dan mengambil keputusan finansial secara lebih sehat dan berkelanjutan.
Program literasi ini dihadirkan dengan semangat #MulaiDariMOJANG, yakni memulai pemahaman finansial sebelum akses digunakan secara aktif.
Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo menekankan bahwa perubahan besar selalu
berawal dari kemauan untuk belajar. Oleh karena itu, MOJANG dikemas dengan pendekatan yang ringan, kontekstual, dan mudah dipahami. Modul ini membahas topik-topik krusial seperti pengelolaan arus kas, manajemen utang, reputasi kredit, serta kemampuan membedakan platform pendanaan bersama berizin dan pinjaman ilegal.
“Gen Z dan milenial hidup di tengah arus informasi dan pilihan yang serba cepat, sehingga rentan salah langkah dalam mengambil keputusan finansial. Lewat MOJANG, kami ingin menghadirkan panduan yang dekat dengan realitas mereka, tidak menggurui, tetapi mendampingi proses belajar. Dengan pemahaman yang tepat sejak awal, mereka bisa
#JadiLebihPaham dalam memilih keputusan finansial hari ini tanpa mengorbankan rencana hidup di masa depan,” ungkap Nucky.
Reputasi Kredit adalah Kunci Membangun Masa Depan Finansial
MOJANG juga menyoroti pentingnya reputasi kredit sebagai aset yang kerap luput diperhatikan Gen Z dan Milenial, mengingat setiap keputusan finansial memiliki dampak jangka panjang,
Padahal, cara seseorang mengelola utang, memenuhi kewajiban pembayaran, hingga bersikap disiplin terhadap komitmen finansial akan tercermin langsung pada rekam jejak kreditnya dan
tentu bisa menentukan masa depan finansialnya.
President & Chairman International Association of Registered Financial Consultants Indonesia (IARFC Indonesia), Aidil Akbar Madjid, menjelaskan reputasi kredit bukan sekadar catatan administratif, tapi cerminan perilaku finansial seseorang dari waktu ke waktu. Rekam