bisnis

Aparat Diserang Saat Tugas! Anggota Brimob Polda Sulut Kenapanah Wayer, Manado Tidak Kondusif

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:29 WIB
Aparat Diserang Saat Tugas! Anggota Brimob Polda Sulut Kenapanah Wayer, Manado Tidak Kondusif

 

MANADO, Gertak.id – Aksi kekerasan jalanan di Kota Manado kian brutal dan tak terkendali. Seorang anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Utara menjadi korban serangan panah wayer saat menjalankan tugas pengamanan turnamen antar kampung (tarkam) di wilayah Sindulang.

Serangan terjadi di tengah upaya aparat negara menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Di saat kericuhan berlangsung, pelaku tak dikenal melepaskan panah wayer yang mengenai korban hingga mengalami luka. Insiden ini menegaskan bahwa pelaku kejahatan jalanan kini semakin nekat, bahkan berani menyerang aparat bersenjata yang sedang bertugas.

Peristiwa tersebut memperpanjang daftar penggunaan panah wayer sebagai senjata teror jalanan di Manado. Senjata rakitan mematikan ini tidak hanya mengancam warga sipil, tetapi kini secara terang-terangan menargetkan aparat penegak hukum. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait keamanan publik dan wibawa negara.

Polda Sulawesi Utara menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan bersenjata. Pelaku dapat dijerat dengan pasal-pasal berat, termasuk penganiayaan berat, penyerangan terhadap aparat yang sedang melaksanakan tugas, serta penggunaan senjata berbahaya sebagaimana diatur dalam KUHP dan peraturan perundang-undangan lainnya. Aparat membuka kemungkinan penerapan pasal berlapis.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku, motif, serta menelusuri peredaran panah wayer yang diduga masih marak di tengah masyarakat. Langkah tegas akan diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak memberi ruang bagi pelaku kekerasan. Kepolisian meminta peran aktif warga untuk segera melaporkan setiap informasi terkait kepemilikan maupun penggunaan panah wayer demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. (Noval).

Terkini