HALMAHERA-BARAT, Gertak.id - Masyarakat Desa Barataku, Loloda Tengah Kabupaten Halmahera Barat mengambil inisiatif mandiri memperbaiki ruas jalan yang rusak parah karena akses penghubung dari Desa Nolu menuju Ibukota Kecamatan Loloda Tengah menjadi tidak dapat dilewati. (26/01/2026)
Dengan menggunakan alat sederhana seperti pacol dan sekop, warga bekerja sama secara gotong-royong untuk memastikan jalur aksesibilitas masyarakat kembali lancar.
(Jalan dengan status Kabupaten) Tetapi semangat masyarakat untuk memperbaiki jalan yang rusak, berlubang dan bergelombang sangat tinggi akibat cuaca serta penggunaan berkepanjangan telah menghambat aktivitas sehari-hari warga, termasuk transportasi barang dan orang serta akses ke fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas. Belum adanya tindakan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Barat membuat masyarakat memutuskan untuk tidak menunggu lebih lama dan bergerak sendiri.
"Kita tidak bisa terus menunggu, jalan ini sangat penting untuk kegiatan kita sehari-hari. Dengan kerja sama antarwarga, kita bisa memperbaikinya meskipun hanya dengan alat sederhana," ujar salah satu perwakilan masyarakat saat di konfirmasi Tim Media Gertak.id usai beberapa hari kegiatan pembersihan dan perbaikan jalan.
Perbaikan yang dilakukan secara sukarela ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sementara, sekaligus menjadi panggilan perhatian bagi pihak berwenang untuk melakukan perbaikan permanen pada ruas jalan tersebut. (Noval).