bisnis

Meresahkan Masyarakat: Dugaan Korupsi Proyek Jalan Hotmix 15 Miliar Di Loloda Penuh Teka-teki

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:58 WIB
Meresahkan Masyarakat: Dugaan Korupsi Proyek Jalan Hotmix 15 Miliar Di Loloda Penuh Teka-teki

 

HALMAHERA-BARAT, Gertak id - dugaan Penanganan kasus korupsi proyek jalan hotmix (aspal) di Kecamatan Loloda Tengah yang bernilai sekitar Rp 15 miliar, masih menyisakan pertanyaan mendalam bagi masyarakat Halmahera Barat Sejak pertama kali diumumkan ke publik pada bulan September tahun lalu, Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Barat belum memberikan klarifikasi yang dapat dipertanggung jawabkan secara terbuka.

 "Reigers Lalomo/Aktivis Halmahera Barat" sesuai data yang kami kantongi bahwa "Proyek jalan yang dibangun di depan Puskesmas Kecamatan Loloda Tengah ini, menggunakan Anggaran Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sehingga Pelaporan terhadap proyek tersebut muncul setelah ditemukan indikasi ketidaksesuaian antara rencana pekerjaan dengan kondisi lapangan yang terwujud. 

"Anggaran yang cukup besar jika di pergunakan untuk kelengkapan infratruktur Pendidikan atau Kesehatan di Loloda Tengah, maka akan sangat berguna bagi masyarakat" Ujar Reigers. 

 "Publik Halmahera Barat berhak mengetahui atas kepastian hukum. Selama kasus ini terus menggantung tanpa kejelasan, pertanyaan publik akan tetap sama: ada apa dengan penanganan perkara di Polres Halmahera Barat?"

 Masyarakat menginginkan proses penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan objektif, sehingga dapat memberikan kepastian hukum serta memastikan bahwa anggaran yang digunakan untuk pembangunan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Johan R.Dj)

Terkini