SINTANG, Gertak.id - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Fast Respon Indonesia Center (DPC FRIC) Kabupaten Sintang, Alex Akoran, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sintang, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Memasuki musim kemarau yang membuat kondisi lahan menjadi kering dan mudah terbakar, Alex menekankan bahwa tindakan sederhana namun ceroboh, seperti membuang puntung rokok sembarangan, dapat menjadi pemicu bencana besar.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan," ujar Alex saat memberikan keterangan di Sintang, Selasa (27/1).
Alex menambahkan bahwa cuaca panas ekstrem yang mulai melanda wilayah Sintang dan sekitarnya membuat vegetasi serta lahan gambut menjadi sangat rentan. Api sekecil apa pun, jika terkena tiupan angin di lahan kering, akan sangat sulit dikendalikan.
"Apalagi saat ini sudah memasuki musim panas. Kelalaian kecil bisa menyebabkan kebakaran hebat yang merugikan kita semua, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan akibat kabut asap," tegasnya.
Hentikan Kebiasaan Membuang Puntung Rokok: Pastikan puntung rokok sudah benar-benar padam sebelum dibuang di tempat sampah.
Hindari Pembakaran Lahan: Jangan membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau.
Lapor Segera: Jika melihat titik api atau kepulan asap yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib atau tim pemadam kebakaran setempat.
Penutupnya, Alex Akoran berharap adanya kesadaran kolektif dari masyarakat demi menjaga kelestarian alam Kalimantan Barat dan memastikan Sintang tetap aman dari ancaman Karhutla tahun ini.
(Humas FRIC Sintang)