bisnis

Penunjukan dr Irene sebagai Wakil Dubes Baru Diyakini Perkuat Hubungan Ekonomi RI–China

Selasa, 25 November 2025 | 16:55 WIB
Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi “Boy” Thohir, menyebut penempatan Irene di Beijing bukan hanya struktur formal diplomatik, tetapi langkah strategis di tengah semakin intensifny

Gertak.id – Penunjukan dr Irene sebagai Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok mendapat sambutan positif dari kalangan pelaku usaha, baik di Indonesia maupun China. Kehadiran Irene dinilai menjadi momentum baru untuk memperdalam hubungan ekonomi kedua negara, terutama dalam sektor perdagangan, investasi, dan penguatan jejaring diplomasi.

Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi “Boy” Thohir, menyebut penempatan Irene di Beijing bukan hanya struktur formal diplomatik, tetapi langkah strategis di tengah semakin intensifnya hubungan ekonomi Indonesia–China.

“Dilantiknya dr Irene akan menjadikan hubungan ekonomi Indonesia dan China semakin erat, terutama dalam sektor investasi dan perdagangan,” ujar Boy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 24 November 2025.

Menurut Boy, China saat ini adalah mitra dagang terbesar Indonesia dan salah satu sumber investasi asing yang paling signifikan. Penempatan Irene disebut akan membantu memperkuat koordinasi, memperluas jejaring bisnis, sekaligus menciptakan ruang kerja sama multisektor yang lebih terarah.

“Kami menyambut baik keputusan Presiden ini dan siap mendukung program pemerintah, termasuk meningkatkan kemitraan dengan China,” tambah Boy.

Respons Positif dari Pelaku Usaha China

Sinyal penguatan hubungan ekonomi juga datang dari pihak mitra. China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) menyambut penunjukan Irene sebagai peluang memperdalam kerja sama dua negara.

Ketua CCCI, Sun Shangbin, menilai hubungan ekonomi Indonesia–China selama ini berdiri di atas fondasi yang kuat, mulai dari perdagangan, investasi dua arah, hingga kolaborasi industri strategis seperti energi, manufaktur, dan infrastruktur.

“Kami yakin, dengan pengalaman dan dedikasi dr Irene, kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara akan semakin berkembang. CCCI juga akan terus berperan sebagai fasilitator dan penghubung strategis, serta bekerja sama untuk memperkuat hubungan bilateral China dan Indonesia,” ujar Sun.

Menurut Sun, peningkatan kehadiran diplomatik Indonesia di Beijing akan membantu mempercepat penyelesaian hambatan birokrasi bisnis dan membuka akses yang lebih luas bagi dunia usaha.

Kemenlu: Penambahan Struktur karena Beban Kerja Meningkat

Menteri Luar Negeri Sugiono menuturkan bahwa penambahan posisi Wakil Dubes bukan hanya langkah diplomatik, tetapi kebutuhan organisasi.

Menurutnya, China memiliki cakupan wilayah yang luas, jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang besar, serta intensitas hubungan ekonomi yang terus meningkat. Karena itu, KBRI Beijing membutuhkan penguatan struktur kerja.

“Banyak beban-beban pekerjaan yang kami kira perlu mendapatkan jabatan tambahan penguatan,” kata Sugiono.

Selain itu, pemerintah juga membahas rencana membuka Konsulat Jenderal baru di Tiongkok, sehingga kapasitas organisasi KBRI perlu ditingkatkan agar mampu menjangkau lebih banyak wilayah dan kebutuhan layanan publik.

Peran Strategis Wakil Dubes Baru

Dengan mandat sebagai Wakil Dubes, dr Irene diproyeksikan memiliki peran strategis. Beberapa agenda penting yang akan menjadi fokus antara lain:

  • memperkuat diplomasi ekonomi dan perdagangan,

Halaman:

Terkini