bisnis

Grand Opening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlagasana Diresmikan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 3 November 2025 | 16:06 WIB
Foto bersama ibuMeirina Febriana widiyanti dengan stakeholder.

Pemalang, 3 November 2025 — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi dibuka di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, pada Senin (3/11). Kegiatan grand opening ini merupakan hasil kolaborasi antara SPPG , Yayasan Sarana Pangan Bergizi dan pengusaha lokal Meirina Febriana widiyanti yang bertujuan mendukung percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah setempat.

Acara peresmian berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri oleh tamu kehormatan dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompicam) Watukumpul, Koordinator Wilayah Pendidikan, kepala sekolah setempat, serta berbagai stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, perwakilan dari SPPG menjelaskan bahwa tujuan utama program MBG yang didukung oleh SPPG adalah mengurangi angka malnutrisi dan stunting di Indonesia, terutama bagi kelompok rentan seperti balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, keberadaan SPPG diharapkan mampu memastikan kebutuhan gizi harian masyarakat terpenuhi sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).

SPPG yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini juga memiliki misi besar, yaitu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas, sehat, cerdas, dan tangguh melalui penyediaan asupan gizi terbaik bagi generasi penerus bangsa.

“Allhamdulillah acara ini berjalan lancar dari awal hingga akhir,” ungkap Ketua SPPG yang enggan disebut namanya. Ia menambahkan, pihaknya berharap kehadiran SPPG dapat memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan produk pangan lokal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan pihak swasta dan UMKM lokal sangat penting untuk mempercepat proses produksi dan distribusi makanan bergizi, mengingat negara belum sepenuhnya mampu membangun seluruh infrastruktur yang dibutuhkan. Selain membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar, kerjasama lintas sektor ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem ketahanan gizi nasional yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan sosial, ekonomi, serta lingkungan.

Melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk swasta, akademisi, dan masyarakat, diharapkan dapat mewujudkan tata kelola gizi yang adil, transparan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya SPPG Tlagasana, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.

Terkini