Menko Pangan Kunjungi Pabrik Garam di Sampang, Didampingi Wakil Bupati dan DPR RI

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Minggu, 8 Maret 2026 | 18:49 WIB
Sambutan Menko Pangan Sulkifli Hasan
Sambutan Menko Pangan Sulkifli Hasan

 

 

SAMPANG, Gertak.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan meninjau pabrik pengolahan garam di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (8/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan didampingi oleh Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, Anggota DPR RI Slamet Riyadi, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang.

Foto Bersama Selepas Giat Kunjungi Pabrik Garam di Sampang

Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan Indonesia tidak lagi melakukan impor garam pada tahun 2027, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

“Seharusnya pada tahun 2024 kita sudah tidak mengimpor garam, namun karena produksi dalam negeri belum mencukupi, terutama untuk kebutuhan industri, impor masih dilakukan,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan produksi garam nasional, pemerintah akan mempercepat pembangunan sejumlah pabrik pengolahan garam di beberapa daerah.

“Nantinya pabrik pengolahan garam akan dibangun di Sampang, Gresik, dan Rote sebagai upaya meningkatkan produksi garam nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor garam di Madura, khususnya di Kabupaten Sampang.

Ia menyebutkan bahwa produksi garam di Kabupaten Sampang saat ini mencapai sekitar 500 ribu ton, yang berpotensi mendukung target produksi garam nasional.

“Produksi garam di Sampang diharapkan dapat berkontribusi dalam memenuhi target produksi garam nasional yang mencapai sekitar 3 juta ton,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga berharap kunjungan Menko Bidang Pangan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para petani garam di Kabupaten Sampang.

“Kami berharap perhatian pemerintah pusat ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani garam, sekaligus mendorong agar garam lokal Madura dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk kebutuhan industri,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X