Warga Kelam Permai Mengeluh, Pertalite Langka Kalaupun Ada Harga Melambung Tinggi

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Jumat, 6 Maret 2026 | 16:42 WIB

 

 

SINTANG, Gertak.id - Masyarakat Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang dan sekitarnya, mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite dalam beberapa waktu terakhir. Kelangkaan ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga dan memicu lonjakan harga yang signifikan di tingkat pengecer.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, jumat (6/3/2026) sejumlah kios dan pengecer bahan bakar jenis pertalite di sepanjang jalan utama Kecamatan Kelam Permai dan sekitarnya, terlihat kosong dengan papan pengumuman bertuliskan "Pertalite Habis". Kondisi ini memaksa warga harus mencari hingga ke luar wilayah kecamatan atau mengantre panjang jika ada pasokan yang masuk.

Akibat pasokan yang tersendat, harga Pertalite di tingkat pengecer dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup drastis. Warga menyebutkan harga per liter kini jauh melampaui harga normal yang ditetapkan pemerintah.

"Kami kesulitan cari minyak (Pertalite). Kalaupun ada di eceran, harganya sudah sangat mahal, tidak seperti biasanya. Ini sangat memberatkan kami yang setiap hari harus bolak-balik kerja pakai motor," ujar salah satu warga setempat.

Kelangkaan ini tidak hanya membebani pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga para pelaku usaha kecil dan petani yang mengandalkan BBM untuk mesin operasional mereka. Masyarakat berharap pihak terkait, baik Pemerintah Kabupaten Sintang maupun Pertamina, segera turun tangan untuk mengecek distribusi dan memastikan pasokan kembali normal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti tersendatnya pasokan BBM jenis Pertalite khusus untuk wilayah Kecamatan Kelam Permai dan sekitarnya. (Tim red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X