Video milik Sadam yang sudah diputar lebih dari sejuta penayangan itu juga menjadi tempat warganet ikut memberikan opininya.
Beberapa warganet menyebut anak SD yang sudah memasuki usia pubertas sudah mulai mengembangkan ketertarikannya kepada lawan jenis.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Please, anak kecil sekarang gampang suka, kesemsem, sampai nggak inget dan sesuai umur mereka,” tulis akun @arg*****o
“Anak SD segede itu emang lagi pubernya, jadi hormon dopamine naik banget apalagi sama lawan jenis,” tulis akun @luz*******2
“Ini jatuhnya miris sih, sekali lagi kalau ini tuh masih anak SD lho,”tulis akun @lia*****9
“Karena salah, seharusnya orang dewasa sadar diri dan mengingatkan. Ini malah akun SPPG sendiri yang langsung upload,” tulis akun @ann******d
Respons SPPG Palasari Cianjur
Menilik dari kolom komentar, pihak SPPG Palasari meninggalkan pesan permintaan maaf atas konten yang membuat banyak orang tak nyaman tersebut.
“Melalui pesan ini, kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus terkait konten video kami yang baru-baru ini Kakak stitch. Kami menyadari bahwa konten tersebut memiliki kekurangan dan menimbulkan ketidaknyamanan,” tutur pihak SPPG pada Kamis, 5 Maret 2026.
“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kritik serta masukan membangun yang Kakak berikan,” lanjutnya.
Pihak SPPG juga berjanji akan melakukan evaluasi pada unggahan konten-konten selanjutnya.
“Hal ini menjadi pengingat sekaligus bahan evaluasi serius bagi tim internal kami agar lebih berhati-hati, teliti, dan bijak dalam membuat konten di masa mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, konten terkait tampak sudah hilang dari Instagram milik SPPG Palasari Cianjur. ***