Pasar Properti Jakarta 2026 Diproyeksi Tumbuh Solid, Aktivitas Korporasi Jadi Pendorong Utama

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:29 WIB
Sektor Perkantoran hingga Logistik Topang Pertumbuhan Pasar Properti Jakarta 2026./Dok.Promedia
Sektor Perkantoran hingga Logistik Topang Pertumbuhan Pasar Properti Jakarta 2026./Dok.Promedia

Jakarta, Gertak.id - Pasar properti Jakarta diproyeksi melanjutkan tren positif dan mencatat pertumbuhan solid pada 2026. Momentum tersebut ditopang ekspansi korporasi yang berlanjut serta perubahan prioritas penyewa di berbagai sektor.

Laporan prospek pasar terbaru dari CBRE Indonesia mencatat permintaan berkelanjutan pada sektor perkantoran, industri dan logistik, ritel, serta perhotelan dalam jangka pendek hingga menengah.

Di sisi lain, pasokan baru yang terbatas diperkirakan meredakan tekanan kompetitif terhadap tingkat sewa.

Managing Director CBRE Advisory Indonesia, Angela Wibawa, dalam Media Briefing 11 Februari 2026 menyampaikan, “Pasar properti diperkirakan akan terus tumbuh tahun ini. Kami memperkirakan permintaan dari ekspansi korporasi akan mendukung sektor perkantoran dan industri/logistik, sementara pergeseran gaya hidup perkotaan akan mendorong sektor ritel.”

Ia kemudian menambahkan bahwa pertumbuhan pariwisata (yaitu kedatangan pengunjung) akan membantu meningkatkan tingkat okupansi hotel di Jakarta.

Memaparkan pembaruan data pasar, Head of Research & Consulting CBRE Indonesia, Anton Sitorus, menyoroti stabilitas ekonomi nasional yang konsisten.

Ia menyebut Indonesia mempertahankan pertumbuhan PDB rata-rata sekitar 5 persen per tahun dalam lima tahun terakhir dan, menurut sejumlah analis, laju tersebut diperkirakan bertahan hingga 2028. Anton juga mencatat target pemerintah mencapai pertumbuhan 6–8 persen pada 2029 sebagai indikator optimisme terhadap prospek jangka panjang.

Menurutnya, stabilitas ini bukan sekadar angka, melainkan fondasi bagi keputusan ekspansi multinasional dan strategi investasi domestik.

Dari sektor perkantoran, Judy Sinurat dan Albert Dwiyanto selaku Co-Heads of Office Services menyampaikan pandangan positif. Judy mencatat kawasan CBD mencatat peningkatan penyerapan ruang, didorong relokasi serta ekspansi penyewa ke gedung berkualitas lebih tinggi. Tingkat okupansi di CBD tercatat sekitar 76 persen pada akhir 2025.

Sementara itu, Albert menyebut wilayah non-CBD juga mengalami kenaikan ringan dengan okupansi sekitar 74 persen, ditopang permintaan stabil atas lokasi strategis. Keduanya menegaskan tren ini berpotensi berlanjut pada 2026 dengan dukungan permintaan aktif dari sektor manufaktur, energi, teknologi, dan jasa.

Di sektor industri dan logistik, Head of Industrial Services Ivana Soesilo menyatakan permintaan tetap kuat seiring peningkatan investasi di bidang manufaktur, e-commerce, FMCG, serta bisnis terkait.

Posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik dan pertumbuhan e-commerce turut mendorong kebutuhan lahan industri dan fasilitas logistik modern. Sepanjang 2025, penyerapan lahan industri tercatat sekitar 218 hektare, sedangkan tingkat okupansi pusat logistik mencapai sekitar 95 persen pada akhir tahun. Kondisi tersebut menjaga stabilitas harga lahan dan sewa, meski tekanan meningkat akibat keterbatasan pasokan.

Pada sektor ritel, Anton Sitorus menyampaikan pasar tumbuh stabil sepanjang 2025 dengan tingkat okupansi di atas 85 persen pada seluruh kategori. Pusat perbelanjaan yang berinovasi melalui konsep pop-up dan zona gaya hidup khusus mampu mempertahankan lalu lintas pengunjung serta tingkat hunian yang sehat. Mal kelas atas mencatat okupansi sekitar 95 persen pada akhir 2025, ditopang portofolio merek kuat dan posisi premium.

Menutup paparan, Angela Wibawa menyoroti tren pasar properti Asia-Pasifik yang diperkirakan kembali menguat pada 2026 dengan dukungan aktivitas investasi dan sewa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X