SPPG Cangkuang Resmi Beroperasi, Target Layani 2.500 Penerima Manfaat dalam Enam Bulan

Photo Author
Syarief Hidayat, Gertakberita.com
- Kamis, 12 Februari 2026 | 21:14 WIB
foto:Peresmian  dihadiri perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat setempat, serta pengurus Yayasan Lembur Asih Alam selaku pengelola program.
foto:Peresmian dihadiri perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat setempat, serta pengurus Yayasan Lembur Asih Alam selaku pengelola program.

KABUPATEN BANDUNG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cangkuang resmi beroperasi di Jalan Terusan Banjaran–Soreang No. 135, RT 001/RW 001, Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Kamis (12/02/2026).

Peresmian tersebut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat setempat, serta pengurus Yayasan Lembur Asih Alam selaku pengelola program.

SPPG Cangkuang 3 dibentuk sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional di bidang ketahanan pangan dan peningkatan status gizi masyarakat.

Pengelolaan program ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur swasta dan masyarakat sekitar.

Perwakilan Eksekutif Yayasan Lembur Asih Alam, Pajar, menjelaskan bahwa SPPG dirancang tidak hanya sebagai pusat distribusi makanan bergizi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.

Menurutnya, operasional SPPG diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dari wilayah setempat, mulai dari staf operasional hingga tenaga administrasi.

Selain itu, program ini ditujukan untuk meningkatkan status gizi Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdata.

Pada tahap awal, SPPG Cangkuang 3 ditargetkan melayani sekitar 1.300 KPM per hari.

Dalam enam bulan ke depan, jumlah tersebut direncanakan meningkat hingga 2.500 penerima manfaat setiap hari.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Yadi Supriadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program pemenuhan gizi masyarakat.

Ia menyebut keberadaan SPPG dapat sejalan dengan kebijakan nasional dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan perbaikan kualitas gizi.

Menurutnya, persoalan gizi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat.

Program dapur SPPG juga direncanakan menjadi sarana pelatihan keterampilan bagi pemuda dan ibu rumah tangga di sekitar lokasi.

Relawan yang terlibat akan mendapatkan pembekalan terkait pengolahan makanan bergizi dan manajemen dapur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yulit MW

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X