Sempat Viral Guru Harus Uji Nyali Seberangi Sungai Aceh Tengah dengan Tali Sling
ACEH TENGAH, Gertak.id - Kondisi pascabanjir November 2025 yang masih menyisakan kesulitan akses warga di Aceh Tengah perlahan mulai dipulihkan. Banyak jembatan gantung darurat dibuat swadaya masyarakat Aceh Tengah untuk mobilisasi ke desa-desa di seberang sungai.
Salah satunya sempat viral jembatan darurat menggunakan tali sling menuju Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah yang diunggah oleh seorang guru yang akan mengajar ke sekolah. Kini, akses menuju Desa Bah mulai dibuka dengan membangun jembatan yang lebih aman untuk warganya melintas.
Pembangunan jembatan Bailey darurat untuk warga. Salah satu guru dalam unggahan viral tersebut membagikan kabar bahwa akses menuju Desa Bah sudah bisa melalui jembatan darurat yang lebih aman. “Alhamdulillah besok ke sekolah nggak naik sling lagi,” tulisnya pada video yang diunggah di akun Instagram @sinta_shaa pada Selasa, 13 Januari 2026.
Dalam video tersebut tampak alat berat sedang mengeruk bagian sungai dan sejumlah warga di lokasi tersebut. Jembatan bailey pun sudah berdiri dan beberapa mobil dan motor terlihat berhenti di atasnya. Tak hanya di Desa Bah, beberapa titik di Aceh Tengah juga dilakukan pembangunan jembatan darurat selain menggunakan tali sling. Salah satunya di Desa Burlah, ketika warga bersama TNI membangun jembatan darurat menggunakan kayu balok agar bisa dilalui pejalan kaki hingga kendaraan.
Viral karena Unggahan Guru di Hari Pertama Sekolah. Momen viral guru Aceh Tengah itu terjadi saat mengunggah video perjuangannya untuk pergi mengajar di hari pertama sekolah pada 5 Januari 2026 lalu. Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @rahmisasmitasari pada Senin, 5 Januari 2026 itu, dua orang guru di Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah menyeberangi sungai yang memiliki arus deras di bawanya.
Dibantu oleh warga dan beberapa TNI, keduanya menggunakan tali sling untuk bisa mengajar ke sekolah yang terletak di seberang sungai. “Hari pertama sekolah pascabencana banjir bandang dan longsor, 5 Januari 2026. Spot jantung ngeri-ngeri sedap,” tulisnya pada bagian caption saat itu.
“Ini kalau putus kayak mana? Astaghfirullah, jangan di tengah ini diberhentiin,” teriaknya histeris saat tali sling yang ditarik dari seberang agak melambat.
Pembangunan jembatan untuk pemulihan aktivitas warga. Sempat menggantungkan kehidupan sehari-hari dengan tali sling cukup berbahaya karena lebarnya sungai yang diseberangi dan arusnya yang deras sebagai akses utama.
Pasalnya, terputusnya akses sejumlah desa di Aceh Tengah sejak banjir bandang dan tanah longsor telah menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas harian masyarakat. Diharapkan dengan pembangunan jembatan darurat bisa memperlancar aktivitas warga, seperti distribusi hasil pertanian, pendidikan, dan kesehatan. ***