PGIW Jawa Barat Gelar Sidang MPL, Pertanggung Jawabkan Program 2025 dan Sahkan Rencana Kerja 2026

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Senin, 16 Februari 2026 | 19:30 WIB

Gertak.id | Bandung - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Jawa Barat (PGIW Jabar) menggelar Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) sebagai forum pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja tahun 2025 sekaligus pengesahan rencana kerja tahun 2026. Persidangan yang berlangsung pada 13–14 Februari 2026 ini digelar di Sutan Raja Hotel & Convention Centre dengan puan dan tuan rumah Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Setempat Kabupaten Bandung (PGIS Kabupaten Bandung).

Sidang MPL dihadiri 49 utusan dari 66 gereja anggota PGIW Jabar, 14 utusan PGIS, BP POUK, serta seluruh unsur MPH, MP, dan BPP PGIW Jabar bersama komisi-komisi pelayanan, antara lain Komisi Anak Remaja, Pemuda, Perempuan, Media Informasi, Litbang, Pendidikan, Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LHPB), Hukum dan HAM, Desk Kebebasan Berkeyakinan dan Beragama, Desk Gereja Ramah Anak, Desk Pemberdayaan Ekonomi Gereja, serta Tim Bina Materi.

Turut hadir sejumlah undangan dari berbagai organisasi aras gereja dan kemasyarakatan, seperti Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Persekutuan Gereja dan Lembaga Pentakosta Indonesia (PGPI), Majelis Pendidikan Kristen (MPK), serta sejumlah Majelis Sinode di Kota Bandung.

Mengusung tema, “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran” (Efesus 5:9), dan subtema, “Mewujudkan Ecclesia Domestica yang Memulihkan Kehidupan Bangsa dan Merawat Ciptaan”, sidang ini dibuka oleh Ketua Umum PGIW Jabar Pdt. Em. Paulus Wijono, S.Th., MM., bersama Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Darwin Darmawan, M.Si., Ketua PGIS Kabupaten Bandung, Ketua Panitia, serta unsur Muspida Kabupaten Bandung.

Dalam pemaparannya, Pdt. Darwin Darmawan memberikan landasan teologis, spiritual, dan pastoral yang kontekstual bagi arah pelayanan gereja ke depan. Ia menekankan bahwa tantangan kebangsaan, krisis ekologi, persoalan pendidikan, hingga perkembangan artificial intelligence merupakan realitas yang tidak sederhana. Konsep Ecclesia Domestica—keluarga sebagai gereja—menurutnya tidak boleh dipahami secara sentimental, melainkan harus hadir sebagai ruang spiritualitas baru di mana kerapuhan manusia dipulihkan oleh rahmat Allah Tritunggal.

“Sidang MPL tidak boleh dipahami hanya sebagai forum administratif tahunan, melainkan sebagai ritme ziarah, di mana gereja-gereja anggota mengevaluasi dan menetapkan program, membaca tanda-tanda zaman, serta merumuskan pola kehadiran yang tangguh dan relevan,” tegasnya.

Dalam proses persidangan, laporan program kerja dan keuangan PGIW Jabar tahun 2025 disampaikan dalam sidang pleno dan dibahas melalui kelompok-kelompok diskusi. Pembahasan meliputi laporan program dan keuangan 2025, rancangan program kerja dan anggaran 2026, bidang kredensi terkait keabsahan kepesertaan dan administrasi calon anggota, usulan tuan rumah MPL 2027, serta perumusan pesan sidang MPL 2026.

Oleh anugerah Tuhan, Sidang MPL PGIW Jabar 2026 berjalan dengan baik dan penuh semangat kebersamaan. Laporan kerja dan keuangan tahun 2025 diterima, serta berbagai program strategis dan anggaran tahun 2026 disahkan sebagai arah pelayanan bersama.

Beberapa keputusan penting yang dihasilkan antara lain menerima dan menyambut gereja-gereja baru menjadi anggota PGIW Jabar, yakni Gereja Kasih Setia Indonesia (GKSI), Gereja Kristen Setia Indonesia Sabas, serta Gereja Allah Peduli Indonesia (GAPI). Selain itu, sidang juga meneguhkan Pengganti Antar Waktu (PAW) Majelis Pekerja Harian sebagai bagian dari penguatan struktur dan tata kelola organisasi.

Sidang MPL PGIW Jabar 2026 menjadi momentum konsolidasi iman dan pelayanan, sekaligus penegasan komitmen gereja-gereja di Jawa Barat untuk terus menghadirkan terang Kristus yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran di tengah kehidupan bangsa dan ciptaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X