Menurutnya ini suatu kehormatan bagi kami selain bentuk pengakuan, bahwa apa yang kita lakukan selama ini adalah sudah berjalan sesuai dengan track-nya (jalur) untuk membangun Jatisari menuju kemandirian Desa.
Tendra menjelaskan BUMDes Jatisari memiliki unit usaha pertanian terpadu. Didalamnya ada budidaya pertanian, peternakan, dan pengolahan sampah atau rumah kompos, yang masing-masing unit saling terkait dan bersinergi.
Menyangkut tujuan study komparasi, paparnya, adalah untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dan sinergitas dengan program pemulihan ekonomi serta ketahanan pangan. Studi komparasi ini diikuti unsur dari Dinas PMD, Kecamatan, Kepala Desa, dan pengelola BUMDes.
Ia meyakini banyak manfaat yang didapat dari kegiatan ini selain ilmu, pengalaman mengingat desa Jatisari memiliki berbagai potensi yang bisa dikembangkan.
"Komitmen kami adalah untuk mewujudkan ketahanan pangan bersama BumDes, sehingga peran BumDes ikut berkontribusi mendongkrak pendapatan asli desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.***(Iceu)
Artikel Terkait
Ribuan Guru Madrasah Gelar Aksi di Monas, Tuntut Pemerintah Beri Kuota ASN dan PPPK
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Gubernur Banten Bantu Kendaraan SKhN 03 Lebak