Sopir Truk Bali Dibakar Bosnya, Luka Bakar 68 Persen dan Kritis

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB
Sopir Truk Bali Dibakar Bosnya, Luka Bakar 68 Persen dan Kritis
Sopir Truk Bali Dibakar Bosnya, Luka Bakar 68 Persen dan Kritis

Kondisi korban dilaporkan kritis akibat luka bakar yang mencapai 68 persen. Luka paling parah berada di bagian dada dan melingkar hingga ke area punggung.

Tim medis juga masih mempertahankan penggunaan selang napas dan ventilator karena ditemukan indikasi trauma inhalasi atau masuknya sisa jelaga ke paru-paru.

Dokter spesialis bedah plastik, dr. Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, menyebut luka bakar yang dialami korban berada pada derajat 2B hingga 3.

"Luka bakar di atas 40 persen ditambah adanya trauma inhalasi memiliki risiko kematian 300 kali lipat lebih tinggi secara teori," kata dr. Roy, Selasa, 22 September 2026.

Menurutnya, apabila korban berhasil melewati masa kritis selama 14 hari pertama, GS kemungkinan membutuhkan sejumlah tindakan operasi lanjutan.

"Pasien mungkin membutuhkan 10 hingga 12 kali tindakan operasi jika berhasil melewati masa kritis 14 hari pertama," ujarnya.

Biaya Operasi Capai Puluhan Juta

Di tengah kondisi korban yang masih kritis, kebutuhan biaya pengobatan juga menjadi perhatian keluarga dan rekan-rekan GS.

Dalam unggahan akun Instagram @infokarangasem_id pada Rabu, 23 September 2026, disebutkan korban diperkirakan membutuhkan empat hingga lima kali operasi.

Setiap operasi diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp20 juta, sehingga kebutuhan operasi saja diperkirakan mencapai Rp80 juta hingga Rp100 juta.

Biaya tersebut belum mencakup rawat inap, obat-obatan, serta kebutuhan medis lainnya.

Rekan korban bersama warga kemudian menggalang donasi untuk membantu biaya pengobatan. Hingga informasi tersebut diunggah, dana yang terkumpul disebut sekitar Rp13 juta.

Pihak keluarga juga disebut tengah mencari solusi pembiayaan karena biaya operasi korban diinformasikan tidak dapat ditanggung BPJS Kesehatan.

Kasus dugaan pembakaran tersebut kini masih dalam proses hukum, sementara GS terus mendapatkan penanganan medis akibat luka bakar serius yang dialaminya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Moch Rompi'i

X